thePROFEC

Bengkel Bisnis

  • PDF
  • Print

Cara Memulai Bisnis Ekspor di Rumah (Bagian II: Memilih Produk)

  • - Strategy

Keberhasilan dalam memulai bisnis ekspor juga ditentukan oleh pemilihan produk yang sesuai. Pasar internasional sangat dinamis dengan perubahan selera, tren, mode yang berlangsung cepat. Untuk itu, bisnis ekspor Anda harus bisa beradaptasi dengan keinginan pasar global.

Produk non-primer yang berbasis bahan baku lokal seperti produk interior,tekstil dan batik, bisa menjadi pilihan Anda. Dibandingkan produk primer,yaitu hasil pertanian dan perkebunan, produk non-primer lebih rendah resikonya dan lebih mudah dalam hal proses produksinya. Apalagi belakangan ini produk-produk Indonesia jenis ini semakin digemari di mancanegara.

Jika alasan di atas belum memenuhi rasa keingintahuan Anda, berikut sejumlah alasan lain Anda mempertimbangkan produk non-primer sebagai produk yang akan dijalankan bisnis ekspor Anda (buku Jurus Menembus Pasar Ekspor) :
• Ketersediaan Bahan Baku. Indonesia memiliki sumber daya alam yang berlimpah sebagai bahan baku untuk produk-produk non-primer. Sangat disarankan Anda tidak mengimpor bahan baku dari luar negeri karena memiliki dua kelemahan. Pertama, Anda menjadi tergantung pada impor untuk mendapatkan bahan baku. Kedua, impor bahan baku rawan terhadap perubahan harga pengaruh nilai kurs mata uang. Selain itu pajak yang dikenakan juga cukup tinggi.
• Kemudahan Pembuatannya. Proses pembuatan produk-produk non primer cenderung lebih mudah, fleksibel, lebih membutuhkan faktor ketekunan dibanding keterampilan dan tidak membutuhkan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan tinggi.
• Sarat Kreativitas. Pasar internasional menyukai produk non-primer dari Indonesia karena memiliki keunikan bentuk dan desainnya serta sangat beragam. Untuk pasar AS misalnya, penjualan bersifat musiman karena disesuaikan dengan mementum yang tepat.
• Keawetan. Produk non primer umumnya tahan lama sehingga cocok untuk pasar ekspor. Faktor keawetan ini juga menyangkut desain maupun fungsinya. Artinya, produk ini bisa dipakai di tahun-tahun mendatang ketika trennya kembali muncul.
Untuk memperkuat pilihan terhadap produk berorientasi ekspor, Anda perlu mendalami dan menguji keunggulan produk. Untuk itu, Anda perlu membuat profil produk Anda, caranya? Berikut sejumlah pertanyaan yang disarankan dari Keegen (1992) untuk mempermudah Anda menguraikan keunggulan produk Anda:
1. Siapa yang membeli dan tidak membeli produk Anda?
2. Kapan, dimana dan mengapa produk Anda dibeli?
3. Fungsi atau kebutuhan apa yang terdapat atau dapat dipenuhi produk Anda?
4. Produk Anda memberikan pemecahan masalah apa bagi konsumen?
5. Apa perbedaan produk Anda dibandingkan dengan produk sejenis yang sudah ada?
6. Berapa harga yang dikeluarkan konsumen untuk produk sejenis yang sudah ada?
Jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan tersebut akan memberikan masukan bagi Anda dalam menetapkan strategi ekspor. Sehingga produk Anda pun bisa bersaing di pasar ekspor.

  • PDF
  • Print

Cara Memulai Bisnis Ekspor di Rumah (Bagian I)

  • - Strategy

Salah satu cara terbaik membangun sebuah bisnis yang sukses ialah melalui kegiatan ekspor/impor. Anda bisa menawarkan bisnis dengan klien di seluruh dunia. Anda tidak perlu memiliki pengalaman sebelumnya, namun harus memiliki manajemen bisnis yang baik.

Sukses memenuhi kebutuhan bisnis ekspor memerlukan perhatian ekstra dan detil. Apakah Anda tahu beberapa produsen lokal menggunakan beragam cara untuk meningkatkan pasar mereka? Atau Anda merencanakan untuk membawa produk Anda ke luar negeri dan ingin menghubungi rekan Anda untuk mendirikan sebuah bisnis?

Jika Anda memiliki kemampuan untuk menjual, dan mempromosikan produk, bisnis impor dan ekspor sesuai untuk Anda. Anda hanya membutuhkan keinginan dan tekad untuk membuatnya bekerja. Silakan mempelajari bisnis ini, dan pertimbangkan risiko serta keuntungannya.

1. Anda dapat memulai bisnis ini di rumah dengan fasilitas telepon, sistem file, kartu nama, dan sebuah mesin untuk menjawab panggilan telepon. Selain itu, buatlah kepala surat yang berkelas dengan desain timbul atau berwarna emas agar Anda terlihat profesional ketika mengirimkan surat penawaran.

2. Melakukan kontak. Langkah yang paling penting dalam mendirikan bisnis Anda adalah mencari rekan berbisnis. Anda mungkin punya kerabat di negara asing untuk membangun hubungan bisnis di suatu negara. Atau, Anda mampu memprediksikan peluang bisnis baru di suatu tempat,mempertimbangkan risiko dan keuntungan. JIka demikian, yang Anda butuhkan adalah keinginan dan tekad untuk memulai bisnis.

3. Persiapkan mail campaign. Daftar semua kemungkinan kontak lalu buat surat perkenalan perusahaan Anda sertakan nama dan alamat perusahaan yang valid. Selain itu, mempersiapkan kampanye besar-besaran mail. Untuk setiap kemungkinan kontak, menulis surat memperkenalkan perusahaan Anda, yang meminta nama dan alamat perusahaan yang tepat untuk menghubungi. Anda juga bisa memposting pemberitahuan yang diterbitkan melalui buletin bulanan.

Cara termudah untuk membuat ratusan surat adalah dengan menggunakan software yang mampu memproduksi surat yang sama dengan alamat yang berbeda. Cara ini akan menghemat uang yang Anda keluarkan.

4. Mendapatkan informasi. Perkaya pengetahuan Anda dengan bacaan mengenai perdagangan bisnis melalui surat kabar internasional, majalah berita, dan laporan keuangan untuk menganalisa dan menemukan target pasar yang tepat. Bagaimana cara Anda menjual? Lakukan analisa pasar secara hati-hati dan amati tren pasar. Hal ini untuk mempermudah Anda memilih produk yang tepat untuk melakukan bisnis ekspor.

Sehingga Anda dapat menentukan barang apa yang pasar inginkan untuk ekspor dan bagaimana mendistribusikannya? Apakah perusahaan Anda menguasai wilayah tertentu, apakah memiliki cabang perwakilan penjualan di kota-kota lain?

5. Mintalah informasi apapun yang Anda butuhkan, untuk mencari tahu apa kebutuhan pasar. Jika perusahaan adalah produsen, mintalah sampel atau katalog, gambaran terkini mengenai distribusi produk, dan permintaan produk di negara tujuan ekspor. (sumber : www.foreign-trade.com)